Senin, 20 Februari 2012

sedikit info tentang donor darah...

kita mulai dengan manfaat ...



1. Menjaga kesehatan jantung
Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Meningkatkan produksi sel darah merah
Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.

3. Membantu penurunan berat tubuh
Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori  kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.

4. Mendapatkan kesehatan psikologis
Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat  1kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang      rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.

5. Mendeteksi penyakit serius
Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah "rambu peringatan" yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.


syarat syarat menjadi pendonor :


·        Umur 17-60 tahun( usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orang tua)

·        Berat badan minimal 45 kg

·        Temperatur tubuh: 36,6 – 37,5 derajat Celcius

·        Tekanan darah baik yaitu sistole = 110 – 160 mmHg, diastole = 70 – 100 mmHg

·        Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 – 100 kali/ menit

·        Hemoglobin Perempuan minimal 12 gram, sedangkan untuk pria minimal 12,5 gram

·        Jumlah penyumbangan per tahun paling banyak lima kali dengan jarak penyumbangan sekurang-kurangnya tiga bulan. Keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor.

***

Seseorang tidak boleh menjadi donor darah pada keadaan:

  • Pernah menderita hepatitis B
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah transfusi
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah tato/tindik telinga
  • Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi
  • Dalam jangka waktu enam bulan sesudah operasi kecil
  • Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar
  • Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, kolera, tetanus dipteria, atau profilaksis
  • Dalam jangka waktu dua minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotitis epidemica, measles, dan tetanus toxin
  • Dalam jangka waktu satu tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic
  • Dalam jangka waktu satu minggu sesudah gejala alergi menghilang
  • Dalam jangka waktu satu tahun sesudah transplantasi kulit
  • Sedang hamil dan dalam jangka waktu enam bulan sesudah persalinan
  • Sedang menyusui
  • Ketergantungan obat
  • Alkoholisme akut dan kronis
  • Mengidap Sifilis
  • Menderita tuberkulosis secara klinis
  • Menderita epilepsi dan sering kejang
  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk
  • Mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya kekurangan G6PD, thalasemia, dan polibetemiavera
  • Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang berisiko tinggi mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, dan pemakai jarum suntik tidak steril)
  • Pengidap HIV/ AIDS menurut hasil pemeriksaan saat donor darah.
sedikit fakta tentang darah 

  1. Satu kantung/labu darah yang kita sumbangkan, rata-rata bisa menyumbang untuk 3 kehidupan (tambahan: dan hanya awet selama 28 hari/ 4 minggu)
  2. Orang dewasa yang sehat minimal 17 tahun, dan setidaknya mempunyai berat 110 lbs (+/- 45 kg), dapat menyumbangkan sekitar satu labu setiap 56 hari, atau setiap dua bulan.
  3. Empat utama sel darah merah tipe: A, B, AB dan O. RH faktor bisa positif atau negatif. AB merupakan penerima universal; O negatif adalah universal donor sel darah merah.
  4. Satu unit darah dapat dipisahkan menjadi beberapa komponen: sel darah merah, plasma, platelets dan cryoprecipitate.
  5. Sel darah merah membawa oksigen ke organ-organ tubuh dan jaringan. Sel darah merah tinggal sekitar 120 hari dalam sistem peredaran darah.
  6. Platelets mempromosikan darah dan memberi mereka yang leukemia dan kanker lainnya kesempatan untuk hidup.
  7. Plasma adalah kuning pucat campuran air, protein dan garam. Plasma, yang 90 persen air, membuat sampai 55 persen dari volume darah.
  8. 42 hari: lamanya sel darah merah dapat disimpan. Lima hari: lamanya platelets dapat disimpan. Satu tahun: lamanya plasma beku dapat disimpan. (ini masih menjadi perdebatan karena di Indonesia usia penyimpanan Sel darah merah itu hanya 28 hari atau sekitar 4 minggu)
  9. Anak-anak yang dirawat untuk kanker, bayi prematur dan anak-anak yang memerlukan operasi jantung dan darah platelets dari donor dengan berbagai jenis, khususnya jenis O.
  10. Pasien penderita kurang darah memerlukan transfusi darah untuk meningkatkan tingkat sel darah merah. Kanker, transplantasi dan trauma pasien, serta pasien yang menjalani operasi jantung terbuka memerlukan platelet transfusions untuk bertahan hidup.
  11. Tes tigabelas (11 untuk penyakit menular) yang dilakukan pada setiap unit darah yang disumbangkan.
  12. 17 persen dari non-donor memberikan alasan “never thought about it” sebagai alasan utama untuk tidak menjadi donor, sedangkan 15 persen mengatakan mereka sudah terlalu sibuk.
  13. # 1 alasan donor darah mereka berikan adalah karena mereka “ingin membantu orang lain.“
  14. Jika semua memberi donor darah tiga kali dalam setahun, kekurangan darah akan menjadi peristiwa langka di dunia ini
  15. 46,5 gallons: jumlah darah yang dapat disumbangkan jika anda mulai pada usia 17 dan donasi setiap 56 hari hingga mencapai 79 tahun.
  16. Empat langkah mudah untuk menyumbangkan darah: sejarah medis, tes fisik cepat, donor dan makanan ringan.
  17. Donor darah biasanya hanya memakan waktu sekitar 10 menit (namun bisa memperpanjang nyawa yang membutuhkan, selama bertahun2 lagi). Seluruh proses – mulai dari waktu anda masuk ke waktu yang meninggalkan – berlangsung sekitar satu jam. Setelah menyumbangkan darah, tubuh anda mengganti cairan dalam 1 jam dan sel darah merah dalam waktu empat minggu. Delapan bulan yang diperlukan untuk mengembalikan besi hilang setelah sumbangan.
  18. Darah membuat sampai sekitar 7 persen dari berat badan Anda. Memberikan darah tidak akan menurunkan kekuatan.
  19. Anda mendapat cek kesehatan gratis pada saat anda menyumbangkan da`rah .




jadi temen" atau kakak" bapak" ibu" semuanya yang ada disini *inulkalee* kalau umurnya sudah memungkinkan dan memenuhi syarat syarat di atas, ayo donor darah untuk membantu sesama..

  


andai kantin sekolah ku kagak bnyak kucing...aaahh...(part 2)

paada suatu hari, gue ke kantin sendirian (waktu itu lagi laper*nya)  gue pesen nasi sebungkus+teh abal"..  kantinnya sepiii banget... gue makan nih, sesendok, 2 sendok, pas sendok ketiga......jeng jeng....
apakah yang teerjadi??






sekitar 5 kumis *bosen pake ekor mulu* kucing nyamperin gue, "meong meong meong" ,bisa bayangin gag .5 !lima ! satu aja udah mngerikan ... akhirnya gue lari marathon + teriak" gag jelas ngejauhin agresi militer itu,kan gag lucu kalo ada berita "PERANG DUNIA 3 : CYBORG VS KUCING REBUTIN NASI " #ngeless...
trus ada bibi kantin nan lucu ,imut baik hati dan suka menolong (gak tau deh nolong siapa )nyamperin gue ,

"kenapa dek,kok teriak?" "ituu bii,mereka ambil nasi saaya" (dan masih ) "meong meong meong " kucing kucing nan lugu itu bersuara meminta tolong pada induknya (bibi kantin ).
"ooh,kasihan mereka kelaperan,liat tuh bdannya kurus gitu,trus mereka juga suka di tndang-tndang sma anak-anak *yaiyalah,kucingnya dekil gini ==*...." sebagian teks hilang alias kepanjangan.
 intinya si bibi tu ceramah + curcol tentang anak anak mereka (kucing) ...bukannya ngebantu gue melawan mereka *ultramen*, asleee gilaa..#nyesek

finally, gue akhirnya kagak jadi makan tu nasi karena udah terkontaminasi n gue juga trauma ke kantin sepi" n trauma kalo k kantin sendirian, .. buat si bibi, please deh, bibii salah orang buat promosi "JAGALAH KUCING DARI KESENGSARAAN".. mendingan share ke facebook,ato twitter tuh... n kalo bisa,pelihara aja tu kucing semua,,

and, percuma tu kantin makannnya 4 sehat 5 sempurna 6 kenyang bangeet gilaa *halah* kaloo ada makhluk makhluk dunia lain seperti mereka,,, hahaha...

sekian uneg uneg saya dari dalam hati yg paling dalam :D hahaha




PERIODISASI PERKEMBANGAN BUDAYA MASYARAKAT AWAL INDONESIA


ZAMAN BATU




Zaman Batu adalah zaman ketika manusia menggunakan alat-alat penunjang hidupnya sebagian besar terbuat dari batu.Zaman batu ini diperiodisasi lagi menjadi 4 zaman, antara lain:


a.      Zaman Batu Tua (Palaeolithikum)
Ciri zaman palaeolithikum :
1.      Alat-alat terbuat dari batu yang masih kasar dan belum dihaluskan.
2.      Bergantung pada alam
3.      Kehidupan bersifat nomadem (berpindah-pindah dari satu tempat ketempat yang lainnya)
4.      Peradaban food gathering atau pengumpul makanan

Alat-alat zaman palaeolithikum :
  1. Kapak Genggam, banyak ditemukan di daerah Pacitan. Alat ini biasanya disebut “Chopper” (alat penetak/pemotong)
.

  1. Alat-alat dari tulang dan tanduk binatang.Alat ini berfungsi sebagai alat penusuk,dan tombak


  1. Alat serpih (Flakes), yaitu alat-alat kecil yang terbuat dari batu Chalcedon,yang dapat digunakan untuk mengupas makanan.
.
Alat-alat dari tulang dan Flakes, termasuk hasil kebudayaan Ngandong. Kegunaan alat-alat ini pada umumnya untuk berburu, menangkap ikan, mengumpulkan ubi dan buah-buahan.
Berdasarkan daerah penemuannya maka alat-alat kebudayaan Paleolithikum tersebut dapat dikelompokan menjadi Kebudayaan Pacitan dan Ngandong.
Manusia pendukung kebudayaan ini adalah :
  1. Pacitan : Pithecanthropus dan
  2. Ngandong : Homo Wajakensis dan Homo soloensis.

b.      Zaman Batu Tengah (Mesolithikum)
Ciri zaman Mesolithikum :
1.      Alat-alat pada zaman ini hampir sama dengan zaman Palaeolithikum.
2.      Ditemukannya bukit-bukit kerang dipinggir pantai yang disebut “kjoken modinger” (sampah dapur).

Alat-alat zaman Mesolithikum :
  1. Kapak genggam (pebble) adalah sejenis kapak genggam yang terbuat dari batu kali yang dipecah atau dibelah.Sisi luarnya yang sudah halus tidak diapa-apakan,sedangkan sisi dalamnya (tempat belah) dikerjakan lebih lanjut,sesuai dengan keperluannya.Kapak ini ditemukan di kjokkenmoddinger di sepanjang sungai pantai Sumatra timur laut,diantara Langsa (Aceh) dan Medan (Sumatra utara)

  1. Kapak pendek (hache Courte) adalah sejenis kapak genggam yang bentuknya kira-kira setengah lingkaran dan dibuat dengan memukuli dan memecahkan batu tanpa diasah.
  1. Pipisan (batu-batu penggiling).Pipisan ini digunakan untuk menggiling makanan,menghaluskan cat merah seperti yang terlihat dari bekas-bekasnya.
  1. Kjokkenmoddinger adalah sampah dapur berupa kulit-kulit siput dan kerang yang telah bertumpuk selama beribu-ribu tahun sehingga menbentuk bukit kecil yang beberapa meter tingginya.Peninggalan budaya ini banyak ditemukan si sepanjang pantai Sumatra timur laut,diantara Langsa (Aceh) dan Medan (Sumatra utara).
  1. Abris sous roche adalah gua-gua yang digunakan sebagai tempat tinggal.Gua tersebut menyerupai ceruk-ceruk didalam batu karang untuk berlindung dari panas dan hujan.

Tiga bagian penting Kebudayaan Mesolithikum,yaitu :
  1. Peble-Culture (alat kebudayaan Kapak genggam) didapatkan di Kjokken Modinger
  2. Bone-Culture (alat kebudayaan dari Tulang)
  3. Flakes Culture (kebudayaan alat serpih) didapatkan di Abris sous Roche
Manusia Pendukung Kebudayaan Mesolithikum adalah bangsa Papua – Melanosoid.

c.       Zaman Batu Muda (Neolithikum)
Ciri zaman Neolithikum :
1.      Alat-alat tebuat dari batu yang sudah dihaluskan
2.      Telah menganut kepercayaan animisme (kepercayaan kepada makhluk halus dan roh) dan dinamisme (kepercayaan terhadap benda-benda disekitar manusia yang diyakini memiliki kekuatan ghaib).
3.      Tempat tinggal menetap dan bercocok tanam

Alat-alat zaman Neolithikum :
  1. Kapak Persegi, misalnya Beliung, Pacul dan Torah untuk mengerjakan kayu. Ditemukan di Sumatera, Jawa, bali, Nusatenggara, Maluku, Sulawesi dan Kalimantan
  1. Kapak Bahu, sama seperti kapak persegi ,hanya di bagian yang diikatkan pada tangkainya diberi leher. Hanya di temukan di Minahasa (Sulawesi utara).

  1. Kapak Lonjong, banyak ditemukan di Irian, Seram, Gorong, Tanimbar, Leti, Minahasa dan Serawak.kapak lonjong memiliki berbagai ukuran,yaitu yang besar disebut walzenbeil,sedangkan yang kecil disebut kleinbeil.

  1. Tembikar (periuk belanga), ditemukan di daerah Sumatera, Jawa, Melolo(Sumba)

Manusia pendukung Kebudayaan Neolithikum adalah bangsa Austronesia (Austria) dan Austro-Asia (Khmer –Indochina)





d.        Zaman batu besa (Megalithikum)
Ciri zaman megalithikum :
1.      Kepercayaan yang berkembang pada masa ini yaitu animisme dan dinamisme.
2.      Pengetahuan sudah meningkat
3.      Bangunan-bangunan terbuat dari batu besar
Alat-alat zaman Megalithikum :
1.      Sarkophagus (keranda) adalah peti bangunan megalith berupa peti mati tempat menyimpan mayat.bentuknya seperti palung atau lesung yang terbuat dari baatu utuh dan diberi penutup.salah satu tempat penemuan sarkophagus adalah Bali.Isinya tulang belulang manusia,barang-narang perunggu dan besi,serta manik-manik.sarkophagus juga ditemukan di Bandowoso,Jawa timur.

2.      Menhir adalah tiang atau tugu terbuat dari batu yang didirikan sebagai tanda peringatan dan melambangkan arwah nenek moyang sehingga menjadi benda pujaan.menhir banyak ditemukan di dataran tinggi pasemah (pegunungan antara wilayah Palembang dan Bengkulu),Ngada (Flores),Gunung kidul,Rembang (jawa tengah),Sungai talang koto (Sumatra barat),dan Sulawesi tengah.














3.      Dolmen adalah meja batu berkakikan menhir tempat sesajen dan pemujaan kepada nenek moyang yang berfungsi sebagai penutup sarkophagus atau keranda.Dolmen banyak ditemukan di daerah Besuki,Jawa timur.Dolmen di daerah ini biasa disebut pandhusa.


4.      Kubur batu adalah peti mati yang terbuat dari batu.Keempaat sisinya berdindingkan papan-papan batu.begitu pula alas dan bidang atasnya dari papan batu.Peninggalan  megalith ini banyak ditemukan didaerah Pasemah (Sumatra selatan),Wonosari (Yogyakarta),Cepu (Jawa tengah), dan Cirebon (Jawa barat).


5.    Waruga adalah kubur batu yang berbentuk kubus atau bulat.Bangunan ini
  terbuat dari batu besar yang utuh.Waruga banyak ditemukan di daerah
  Sulawesi utara dan tengah.





6.      Arca atau patung adalah bangunan yang terbuat dari batu berbentuk binatang atau manusia yang melambangkan nenek moyang dan menjadi pujaan.Peninggalan megalith ini banyak ditemukan di dataran tinggi Pasemah (pegunungan antara wilayah Palembang dan Bengkulu).




7.      Punden berundak adalah bangunan megalith berupa susunan batu bertingkat sebagai tempat pemujaan terhadap nenek moyang.peninggalan megalith ini antar lain ditemukan di lebak Sibedug,Banten selatan,Leles (Garut),dan kuningan.dlam perkembangan selanjutnya,punden berundak merupakn dasar bagi pembuatan candi,keratin atau bangunan keagamaan lainnya.








ZAMAN LOGAM



Ciri-ciri zaman logam :
1.      Pada zaman ini.manusia sudah mengenal bijih logam dan mengenal teknik peleburan bijih logam
2.      Mengenal teknik-teknik pembuatan alat-alat dari logam.

Zaman logam dibagi menjadi zaman tembaga,zaman perunggu,dan zaman besi.Namum,wilayah Indonesia hanya mengenal zaman perunggu dan zaman besi.

1.      Zaman perunggu adalah masalah dalam perkembangan sebuah peradaban ketika kerajinan logam yang paling maju telah mengembangkan teknik melebur tembaga dari hasil bumi dan membuat perunggu.

Alat-alat yang dihasilkan :
a.   Arca perunggu
Arca perunggu banyak diemukan di bangkinag (Sulawesi selatan),Riau,dan Bogor.Bentuknya menampilkan sosok manusia dala posisi tertentu.Ynag menarik arca tersebut di bagian kepalanya diberi tempat untuk mengaitkan tali atau menggantung.



b.   Kapak corong atau kapak sepatu
Kapak corong atau kapak sepatu adalah kapak yang terbuat dari perunggu yang bagian atasnya berbentuk corong.kapak ini digunakan sebagai perkakas,tanda kebesaran dan alat upacara
.










c.    Nekara perunggu
Nekara adalah benda yang terbuat dari perunggu berbentuk seperti dandang yang tertelungkup atau semacan kerumbung yang berpinggang pada bagian tengahnya dan bagian atasnya tertutup.Nekara digunakan pada saat upacara-upacara ritual.


d.   Bejana perunggu
Bejana perunggu sepertiberbentuk seperti periuk,tetapi langsing dan gepeng ditemukn di Kerinci (Sumatra barat) dan Madura.Keduanya memiliki hiasan ukiran yang serupa dan  sangat indah berupa gambar-gambar geometri dan pilin yang mirip huruf “ j ”.


e.   Perhiasan perunggu
Perhiasan perunggu,antara lain berbentuk gelang,kalung,anting-anting,dan cincin.pada umumnya barang-barang perhiasan tersebut tidak diberi hiasan ukiran.peninggln ini banyak ditemukan di Anyer (Banten),Plawangan dekat Rembang (Jawa tengah),Gilimanuk (Bali),dan Melolo (Sumba).







2.      Zaman Besi adalah suatu tahap perkembangan budaya manusia di mana penggunaan besi untuk pembuatan alat dan senjata sangat dominan. Penggunaan bahan baru ini, di dalam suatu masyarakat sering kali mencakup perubahan praktik pertanian, kepercayaan agama, dan gaya seni, walaupun hal ini tidak selalu terjadi.

Alat-alat yang dihasilkan :
a.   Tombak


b.   Mata panah



c.    Cangkul



d.   Sabit